LinkAja! Merupakan uang elektronik nasional kebanggaan Indonesia berbasis
server yang merupakan produk andalan dari PT Fintek Karya Nusantara (Finarya)
yang telah terdaftar di Bank Indonesia. Berdasarkan Surat Izin Bank Indonesia
Nomor 21/65/DKSP/Srt/B yang dikeluarkan pada tanggal 21 Februari 2019,
Finarya secara resmi telah mendapat lisensi/izin dari Bank Indonesia sebagai
Perusahaan Penerbit Uang Elektronik dan Penyelenggara Layanan Keuangan
Digital Badan Hukum.
Finarya merupakan anak usaha yang dibentuk dari semangat sinergi nasional
PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan tujuh badan usaha milik Negara
(BUMN), yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Asuransi Jiwasraya (Persero),
dan PT Danareksa (Persero) yang berdiri pada tanggal 21 Januari 2019.
Didukung oleh Telkomsel selaku operator selular terbesar di Indonesia dan
jaringan besar Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan ratusan ribu titik
akses transaksi keuangan, keberadaan Finarya sebagai platform sistem
pembayaran produk-produk BUMN akan membantu mendorong ekosistem
transaksi keuangan non-tunai dan inklusi keuangan yang holistik di Indonesia,
dengan fokus pada kebutuhan pembayaran mendasar seluruh kalangan
masyarakat Indonesia.
server yang merupakan produk andalan dari PT Fintek Karya Nusantara (Finarya)
yang telah terdaftar di Bank Indonesia. Berdasarkan Surat Izin Bank Indonesia
Nomor 21/65/DKSP/Srt/B yang dikeluarkan pada tanggal 21 Februari 2019,
Finarya secara resmi telah mendapat lisensi/izin dari Bank Indonesia sebagai
Perusahaan Penerbit Uang Elektronik dan Penyelenggara Layanan Keuangan
Digital Badan Hukum.
Finarya merupakan anak usaha yang dibentuk dari semangat sinergi nasional
PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan tujuh badan usaha milik Negara
(BUMN), yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Asuransi Jiwasraya (Persero),
dan PT Danareksa (Persero) yang berdiri pada tanggal 21 Januari 2019.
Didukung oleh Telkomsel selaku operator selular terbesar di Indonesia dan
jaringan besar Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dengan ratusan ribu titik
akses transaksi keuangan, keberadaan Finarya sebagai platform sistem
pembayaran produk-produk BUMN akan membantu mendorong ekosistem
transaksi keuangan non-tunai dan inklusi keuangan yang holistik di Indonesia,
dengan fokus pada kebutuhan pembayaran mendasar seluruh kalangan
masyarakat Indonesia.
Location: Indonesia, Jakarta Special Capital Region
Employees: 501-1000
Total raised: $100M
Founded date: 2019
Investors 1
| Date | Name | Website |
| - | BRI Ventur... | briventure... |
Funding Rounds 1
| Date | Series | Amount | Investors |
| 10.11.2020 | Series B | $100M | - |
Mentions in press and media 13
| Date | Title | Description |
| 02.04.2024 | Deals in brief: Alterno secures funding, Ant Group pumps SGD 200 million into Anext Bank, Carousell acquires LuxLexicon, and more | Alterno secures USD 1.5 million to cut carbon emissions in agriculture Alterno, a Vietnamese developer of sand batteries, has secured over USD 1.5 million in a seed funding round jointly led by The Radical Fund and Touchstone Partners, surp... |
| 01.04.2024 | Deals in brief: Tin Men Capital leads USD 2.7 million investment in Ailytics, LinkAja and Hyoshii Farm secure funding, 16 China and India deals, and more | NewsDeals in brief: Qoala, StealthMole, and Applecrumby secure funding, HSBC unveils USD 1 billion growth fund, seven China deals, and more Written by KrASIA Writers Qoala, StealthMole, Applecrumby, and more led last Thursday’s headlines: Q... |
| 11.03.2024 | Indonesia’s Booming Digital Payments Drive Demand for Robust Mobile App Security | - |
| 30.09.2023 | LinkAja reaches profitability despite fall in users as new strategies take off | Premium Content It takes our newsroom weeks - if not months - to investigate and produce stories for our premium content. You can’t find them anywhere else. Gabriel Budi Sutrisno · 2 Oct 2023 · 5 min readLinkAja reaches profitability despit... |
| 27.04.2023 | Muslims come into the frame in Southeast Asia’s fintech boom | Founded in 2014, Blossom Finance was first intended for Muslim entrepreneurs in the United States. The microfinancing platform connects investors with small businesses using mudarabah, a shariah-compliant profit-sharing agreement. But found... |
| 25.05.2022 | Indonesia’s LinkAja ‘reorganizing resources’ amid layoff rumors | FintechNewsStartups Budi Sutrisno · 25 May 2022 · 2 min readIndonesia’s LinkAja ‘reorganizing resources’ amid layoff rumors Indonesian fintech app LinkAja has confirmed that it’s reorganizing its resources following local media reports sayi... |
| 12.11.2020 | Grab leads $100m investment in Indonesian e-wallet LinkAja | Singaporean fintech giant Grab has led a $100 million Series B funding round into Indonesian e-wallet firm LinkAja. The round is LinkAja’s first external investment Mandiri Capital Indonesia, BRI Ventures, and Telkomsel also participated in... |
| 10.11.2020 | Indonesia’s LinkAja secures up to US$ 100M in Series B funding | Founded in 2019, LinkAja provides e-payment services to the middle-class section and to micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Indonesia. It was created by a merger of Telkomsel, an e-wallet firm, and lenders Bank Mandiri, BRI and ... |
| 05.10.2020 | Crowded Indonesian Market: 51 Licensed E-Money Providers | Bank Indonesia, the country’s central bank, has issued two new e-money licenses so far this year. These two new additions bring the total number of licensed e-money providers to 51, comprising 14 banks, and 37 non-bank providers, according ... |
| 03.06.2020 | Facebook and Paypal join Google, Tencent to back Indonesian food and payments giant Gojek | Gojek has secured an undisclosed amount of funding from new investors Facebook and PayPal and existing backers Google and Tencent, it announced today. Several other unnamed investors also participated. Jakarta-based ‘super app’ Gojek, which... |
Show more